Mengapa harus studi di Belanda? Apa alasan yang mendorong kita untuk memilih belajar di Belanda? Tentu saja karena Belanda merupakan “ticket to a global community”.
Gambar diambil dari http://rainbowrampage.com
Beberapa alasan studi di Belanda:
1. Terdapat 1391 program studi internasional dan kursus
Belanda adalah negara non-berbahasa Inggris pertama yang menawarkan kursus yang diajarkan dalam bahasa Inggris. Belanda bekerjasama dengan lembaga-lembaga perguruan tinggi menawarkan pula 1391 program studi internasional yang diajarkan sepenuhnya juga dalam bahasa Inggris. Hal ini membuat Belanda menjadi negara terdepan di Eropa.
2. Unggul dalam pendidikan dan penelitian
Sistem perguruan tinggi di Belanda berkualitas tinggi dan reputasinya telah diakui oleh seluruh dunia. Belanda memang selalu berusaha untuk terus menjaga dan menjamin kualitas pendidikannya. The Times Higher Education mengatakan bahwa perguruan tinggi di Belanda menempati peringkat 11 dari 200 perguruan tinggi terbaik di dunia. Belanda juga menerima acungan jempol atas “Problem Based Learning System” yang dimilikinya, melatih siswa untuk menganalisis dan memecahkan masalah praktis secara mandiri melalui penekanan pada diri sendiri dan belajar disiplin.
3. Studi lingkungan internasional
Bagi sebuah negara kecil seperti Belanda, orientasi internasional termasuk di bidang pendidikan dan pelatihan adalah suatu keharusan untuk dapat menghadapi dunia kita yang semakin global. Sistem pendidikan Belanda yang interaktif dan berfokus pada tim membuat kita mudah bertemu dengan mahasiswa internasional lainnya. Studi di Belanda berarti mengembangkan pikiran yang terbuka dan meningkatkan orientasi internasional. Kualitas pendidikan Belanda memenuhi semua standar dan diakui di seluruh dunia. Mendapatkan diploma di Belanda merupakan kunci sukses dalam karir yang berkualitas internasional.
Gambar diambil dari http://eurorivercruises.com
Jadi, tidak ada yang perlu diragukan dari kualitas pendidikan di Belanda. Lalu tunggu apa lagi? Tertarik untuk belajar di luar negeri? Ya, studi di Belanda, jawabannya.
Belanda merupakan salah satu negara yang terpadat di dunia dan kebanyakan tanahnya berada di bawah permukaan laut. Belanda juga terkenal dengan dijk (tanggul), kincir angin, terompa kayu, tulip dan sifat terbuka masyarakatnya. Sifat liberalnya menjadi sebutan masyarakat internasional. Belanda juga menjadi tempat kedudukan Mahkamah Internasional. Amsterdam merupakan ibu kota Belanda dan Den Haag pusat administrasi dan kediaman Ratu Belanda.
Sejarah
Di bawah pemerintahan Karel V (kaisar Romawi Suci dan raja Spanyol) kawasan ini (kini Belanda) merupakan salah satu dari 17 daerah Belanda, yaitu daerah yang meliputi sebagian besar kawasan yang dikenal hari ini sebagai Belgia, Luxemburg dan Utara Perancis. Selepas mendapat kemerdekaan dari Phillip II (anak lelaki Karel V) pada 1648, Belanda menjadi sebuah negara republik yang dinamakan Republik Tujuh Belanda Bersatu (Republiek der Zeven Provinciën). Republik ini menjadi penguasa ekonomi dan penjelajah laut yang mahir pada abad ke 17. Zaman ini dikenal sebagai Zaman Keemasan Belanda. Antara perusahaan-perusahaan internasional yang berawal di sini termasuk VOC.
Belanda pernah mempunyai beberapa koloni, salah satu yang paling ternama adalah Nederlands-Indië (yakni Indonesia) dan Suriname (nantinya dibarter dengan Inggris untuk Nieuw Amsterdam, atau sekarang dikenal dengan New York). Koloni ini pertama diadministrasi oleh Vereeinigde Oost-Indische Compagnie (VOC) dan West-Indische Compagnie (WIC atau resminya adalah Geoctroyeerde West-Indische Compagnie (GWIC)), keduanya adalah dua perusahaan milik pribadi. Tiga abad kemudian, perusahaan ini mendapat kesulitan finansial dan teritori dimana mereka beroperasi diambil alih oleh pemerintahan Belanda (pada tahun 1815 dan 1791). Pada saat inilah daerah tersebut menjadi koloni resmi pemerintahan Belanda.
Belanda masuk ke dalam Kekaisaran Perancis oleh Napoleon Bonaparte, yang kemudian dibebaskan selepas kekalahannya. Selepas itu, Kerajaan Belanda didirikan pada 1815 dengan meliputi kawasan yang dikenali pada hari ini sebagai Belgia dan Luxemburg. Belgia mendapat kemerdekaan pada 1830, sedangkan Luxemburg berpisah selepas kematian Raja Willem III. Pada abad ke-19, Belanda sudah menjadi sebuah negara industri yang sebanding dengan negara negara tetangganya.
Pada abad ke-19. Belanda dapat dikategorikan 'lamban' dalam proses industrialisasi jika dibandingkan oleh negara tetangganya, terutama karena ketergantungannya terhadap infrastruktur air dan kekuatan angin. Belanda bersifat netral semasa Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Belanda ditaklukkan oleh Nazi pada Mei 1940 pada saat perang dunia ke II, dan memaksanya untuk menjadi anggota sekutu. Belanda secara sekejap dalam masa itu untuk didominasi oleh Nazi. Lebih dari 100000 Yahudi-Belanda dibunuh semasa itu. Perkumpulan Bersenjata Abad ke-21 (The 21st Century Army Group) melaksanakan operasi militer yang bertujuan untuk membebaskan Belanda setelah pertentangan oleh warga Normandy, Inggris, Kanada, Polandia dan Amerika yang bertempur di Belanda mulai dari tahun 1944 sampai Belanda dibebaskan tahun 1945. Selepas perang, ekonomi Belanda menjadi semakin maju dengan Belanda menjadi anggota Benelux dan Komunitas Eropa. Belanda juga menjadi anggota NATO. Belanda merupakan negara perintis Uni Eropa saat pendirian organisasi itu pada 1992.
Daerah
Belanda dibagi kepada 12 kawasan administrasi yang dinamai provinsi (provincies).
Groningen
Friesland/Fryslân
Drenthe
Overijssel
Flevoland
Gelderland
Utrecht
Noord-Holland (Holland Utara)
Zuid-Holland (Holland Selatan)
Zeeland
Noord-Brabant (Brabant Utara)
Limburg
Setiap daerah terbagi atas kota-kota (gemeenten). Ada beberapa pulau di Karibia yang berada di bawah pemerintahan Belanda: Antillen Belanda dan Aruba.
Geografi
Salah satu bentuk muka yang menarik di Belanda ialah permukaan tanahnya sangat rata. Hampir separuh daripada negara Belanda berada kurang 1 meter dpl. Walaupun demikian, provinsi Limburg, yang berada di bagian tengara negeri Belanda, sedikit berbukit.Permukaan tertinggi ialah Vaalserberg, yang berada di provinsi Limburg, mempunyai ketinggian 321 m. Permukaan yang terendah ialah Nieuwerkerk aan den IJssel, yang berada 6.76 dibawah permukaan laut.
Banyak tanah rendah dikawal oleh dijk dan dinding laut. Sebagian kawasan di Belanda, misalnya daerah Flevoland, mesti direklamasi. Kawasan yang direklamasi itu dipanggil polder.
Salah satu konstruksi yang terkenal ialah "Afsluitdijk" (Penutup Tanggul), yang memisahkan danau IJssel (IJsselmeer, dulunya disebut laut Zuider atau Zuiderzee) dengan laut Wadden (Waddenzee). Panjang dari tanggul ini 32 km dan lebarnya 90 m.
Negara ini dibagi kepada dua bagian utama oleh sungai Rhine (Rijn), Waal, dan Maas.
Arah angin yang utama di Belanda ialah barat daya, yang menyebabkan iklim kepulauan yang sederhana, dengan musim panas yang dingin dan musim sejuk yang sederhana.
Ekonomi
Belanda mempunyai ekonomi yang maju dan terbuka yang mana pemerintahan telah mengurangi peranannya dalam mengawal ekonomi Belanda sejak 1980-an. Aktivitas ekonomi utama di Belanda adalah termasuk pemrosesan makanan, bahan kimia, pemrosesan minyak, dan pembuatan mesin listrik. Walaupun sektor pertaniannya hanya menyediakan peluang pekerjaan kurang dari 4% populasi, Belanda mampu menghasilkan kelebihan dalam industri makanan untuk diekspor. Belanda menduduki urutan ketiga dalam daftar pengekspor makanan, setelah Amerika Serikat dan Perancis. Sebagai negara perintis Euro, Belanda menggantikan mata uang lamanya, gulden, pada 1 Januari 2002.
Dari dahulu hingga kini, Belanda diakui sebagai pusat pengetahuan yang memiliki banyak universitas ternama. Tingginya kualitas pendidikan Belanda sudah memenuhi standar internasional dan pastinya telah diakui dunia. Riset ilmiah internasional yang dilakukan di Belanda pun berada pada tingkat teratas. Selama studi di Belanda, siswa akan dilatih menganalisa dan memecahkan masalah praktis melalui penekanan pada belajar mandiri dan disiplin diri.
Gambar diambil dari http://buhalis.blogspot.com
Belanda sendiri berasal dari kata Koninkrijk der Nederlanden yang secara harfiah berarti “Kerajaan Tanah-Tanah Rendah”. Sedangkan kata Belanda dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Portugis yaitu Holanda – Olanda – Wolanda – Bolanda maka jadilah ‘Belanda’. Dari namanya saja kita sudah dapat mengerti bahwa Belanda memiliki tanah padat yang kebanyakan berada di bawah permukaan laut. Belanda juga terkenal dengan dijk (tanggul) dan kincir anginnya. Belanda memang ahli dalam mengelola tanah dan pengairan, dapat diketahui bahwa Belanda mampu membuat kota metropolitan yang indah di bawah permukaan laut, sehingga banyak pula negara yang datang untuk belajar mengenai sistem pengairan, termasuk Indonesia.
Faktor geografis Belanda yang berada pada sentral Eropa menjadikannya “the gateway of Europe”. Akses ke negara-negara Eropa lainnya pun mudah dijangkau, seperti Paris, Berlin, Brussel, dan London misalnya, semua hanya memakan waktu sekitar satu jam penerbangan dari Amsterdam. Posisi Belanda memang dikelilingi oleh Perancis, Jerman, dan Inggris, oleh karena itu dapat dikatakan Belanda memiliki letak geografis yang sangat strategis. Belanda juga merupakan tempat bertemunya berbagai kebudayaan seperti dari Jerman, Inggris, dan Perancis.
Gambar diambil dari http://rainbowrampage.com
Studi di Belanda kini dapat dengan mudah dicapai oleh siapapun karena sistem pembelajaran di sana menggunakan bahasa Inggris, sebagian besar penduduknya pun menggunakan bahasa Inggris. Belanda memiliki sistem pendidikan yang interaktif dan menyenangkan. Interaktif, dapat bertemu dengan siswa dari negara-negara lain yang dapat dijadikan ilmu tambahan bagi pengetahuan umum kita. Menyenangkan, di era globalisasi ini kita harus selalu mengikuti perkembangan jaman dan dengan studi di Belanda akan sangat membantu kita dalam memahami apa-apa yang terjadi di dunia internasional. Jadi, dengan studi di Belanda maka kita akan mampu menghadapi dunia yang semakin global ini.
Gambar diambil dari http://esnehsal.be
Jadi, bagaimana pendapat Anda? Berminat untuk studi di Belanda? Sistem pendidikan dan reputasinya terbukti handal serta telah diakui oleh dunia internasional. Oleh karena itu, janganlah ragu untuk melanjutkan belajar di Negeri Kincir Angin ini.
Seperti muncul dari lautan di pusat kota Oslo, gedung opera yang baru, dengan disain dari marmer merupakan batu permata arsitektur yang futuristik. Norway memiliki landmark baru. Gedung Opera baru di Bjørvika, yang selesai dibangun pada April 2008, dirancang oleh kantor arsitektur Norwegia Snøhetta, yang juga merancang perpustakaan di Alexandria dan Kedutaan Besar Norwegia di Berlin.
Dengan permukaan dari marmer dan muka bangunan yang dibangun dari kaca memperindah panel energi matahari, gedung opera ini menyerupai gunung es di laut.
Empat lapangan bola dan 1.100 ruangan
Gedung Opera ini merupakan proyek bangunan budaya terbesar di Norway dalam sejarah. Diperlukan waktu lima tahun untuk menyelesaikan bangunan megah dari marmer di pinggir fjord di Bjørvika, Oslo.
Besar ruangan yang menjadi dasar bangunan ini setara dengan ukuran internasional empat lapangan sepak bola, yang mencapai 38.000 meter persegi. Bangunan ini dibagi menjadi tiga area utama dengan 1.100 ruangan. Minimalis yang mengagumkan
Foyer (jalan masuk) utama Opera merupakan ruangan terbuka yang luas dengan dekorasi minimalis, menggunakan bahan sederhana seperti batu, beton, kaca dan kayu. Foyer ini menampilkan berbagai kondisi pencahayaan yang berbeda dan pemandangan dari lingkungan sekitar. Ruangan ini juga menyediakan tempat duduk, café, bar, restoran dan ruangan tempat menyimpan jaket.
Auditorium Klasik
Auditorium utama berbentuk tapal kuda yang terdiri dari beberapa tingkat, dengan atap tinggi yang sengaja dirancang untuk menghasilkan suara akustik yang maksimal. Ruangan ini juga menampilkan disain sederhana karena bahan yang digunakan. Kontras dengan foyer yang dipenuhi cahaya natural, auditorium utama didekorasi menggunakan kayu oak yang diproses menggunakan ammonia.
Kecanggihan teknologi
Auditorium utama, yang merupakan salah satu ruangan di dunia dengan teknologi tercanggih, menawarkan fleksibilitas scenographic yang tinggi. Panggungnya berukuran ribuan meter persegi, dan disamping panggung utama dan panggung berputar, terdapat dua panggung tambahan, ruangan belakang panggung dan sisi ruang belakang panggung. Sebagian dari panggung tersebut terletak 16 meter di bawah permukaan laut. Auditorium ini memiliki kapasitas duduk sebanyak 1.350.
KOPENHAGEN,MINGGU-Arsitek asal Denmark yang merancang ikon Australia, Sydney Opera House, Jorn Utzon, meninggal dunia di usia 90 tahun setelah mengalami serangan jantung, Sabtu (29/11).
"Tuan Utzon menempatkan Denmark pada peta dunia dengan bakat hebatnya," kata Menteri Kebudayaan Denmark, Carina Christensen seperti dilansir BBC.
Utzon memenangkan tender untuk merancang Sydney Opera House pada 1957 namun ia meninggalkan proyek tersebut sebelum dibuka pada 1973. Utzon tidak pernah mengunjungi bangunan lengkap Opera House setelah berselisih dengan pemerintah Australia soal biaya pembangunan proyek.
Beberapa dekade kemudian dia tetap menolak undangan mengunjungi Australia. Namun, Utzon dan puteranya setuju merancang sayap baru Opera House yang kemudian dibuka pada 2006. Pada 1998, Utzon kepada Kantor Berita Associated Press mengatakan : "Itu bagian pembelajaran, saya tidak akan bersedih hati tentang sesuatu dalam hidup ini."
Sebagian besar interior Opera House tidak sesuai dengan rencananya setelah para arsitek yang ditunjuk pemerintah Australia mengambil-alih pekerjaan itu.
Sydney Opera House berencana memadamkan lampu-lampu di atap gedung, Minggu (30/11), untuk menghormati wafatnya Utzon. Chairman Sydney Opera House Trust, Kim Williams mengatakan Utzon adalah arsitek dan seorang jenius yang kreatif. Pria yang memberi Australia dan dunia sebuah hadiah luar biasa. "Sydney Opera House adalah simbol dari identitas budaya nasional dan sumber kebanggaan bagi semua rakyat Australia. Itu menjadi simbol terkenal negara kami," kata Williams.
Utzon juga merancang gedung Dewan Nasional Kuwait dan sejumlah bangunan terkenal di Denmark. Ia memenangkan sejumlah penghargaan, termasuk Alvar Aalto Medal dan Legion of Honour Perancis. Pada 2003, dia memperoleh penghargaan prestisius Pritzker Architecture Prize untuk rancangannya, Sydney Opera House.